lecturing by Marsigit, 9/10/2014
Obyek dari Filsafat adalah yang ada
dan yang mungkin ada. Sifat Filsafat ada terbagi menjadi dua yaitu filsafat
tetap dan filsafat berubah. Filsafat yang tetap(ADA) itu adalah idea atau dalam
pikiran sehingga disebut idealis yang
dikemukan oleh Plato. Sedangkan Filsafat yang berubah(MUNGKIN ADA) adalah
realis yang dikemukakan oleh Aristoteles.
Dalam filsafat aliran idealis
merupakan aliran filsafat yang mengandalkan rasio sehingga disebut rasionalisme
yang dikemukan oleh Rene Descartes. Contohnya adalah matematika murni.
Sedangkan aliran filsafat realis merupakan aliran yang mengandalkan pengalaman
atau disebut empirisme yang dikemukakan oleh David Hume. Contohnya adalah
matematika kependidikan.
Filsafat merupakan tempat berpijak
bagi kegiatan keilmuan. Oleh sebab itu filsafat ilmu merupakan bagian dari
epistemologis yang secara khusus mengkaji ilmu pengetahuan ilimiah. Dasar utama
pengetahuan manusia adalah panca indera. Paham ini ditantang oleh kaum
rasionalisme yang berpendapat bahwa segala sesuatu tidak tergantung pada
pengalaman manusia tentang mereka. Tetapi segala sesuatu harus dilihat
sebagaimana adanya tanpa spekulasi atau idealisasi. Karena dalam filsafat sering
terjadi perselisihan antara paham rasionalisme dan paham idealisme maka
muncullah seorang filusuf baru yaitu Imanuel Kant yang mempertemukan dua
pandangan berbeda melalui suatu sintesis, namun masih terasa jelas bahwa dia
juga termasuk dalam kelompok rasionalisme.
Seiring dengan perkembangan dunia dalam bidang
teknologi dan theologi maka filsafat pun mengalami perkembangan yang
pandangannya adalah power now. Power now adalah paham filsafat saat ini yang
perkembangannya sangat pesat karena adanya rasa ingin tahu yang besar yang
mengakibatkan munculnya kecanggihan dalam teknologi yaitu tercipta produk
–produk baru yang muncul saat ini. Akibat dari teknologi yang begitu
canggih, sedikit demi sedikit
spiritualisme mulai bergeser. Power now dikuasai oleh dunia barat, dan dengan
power now dunia timur ditaklukkan.
Sebagai manusia yang hidup dan
bersosialisasi di masyarakat kita tidak dapat menolak akibat dari perkembangan
power now yaitu munculnya berbagai merek HP dan berkembangnya internet. Namun
sebagai manusia yang beriman kepada Tuhan janganlah perkembangan power now
membuat spiritul kita menjadi luntur tetapi gunakanlah akibat perkembangan
power now untuk menjadikan hidup kita lebih dekat lagi dengan Tuhan. Misalnya
dengan HP selain digunakan untuk komunikasi tetapi juga dapat digunakan sebagai
sarana untuk mengingatkan kita waktu-waktu beribadah dan juga didalam HP dapat
kita mendownloads aplikasi kitab suci sehingga dimanapun kita berada kita dapat
membaca kitab suci. Dengan demikian Kita dapat meningkatkan kehidupan spritual
kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar